Pemkab Cilacap Kini Punya Laboratorium PCR Covid-19

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap kini telah memiliki Laboratorium Biomolekular untuk keperluan rapid tes maupun PCR COVID-19. Laboratorium tersebut beroperasi di lantai 2 Gedung B RSUD Cilacap. Pembangunan prasarana ini selesai pada 3 Oktober lalu, dan diresmikan penggunaannya oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Kamis (8/10).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi selaku Plt. Direktur RSUD Cilacap menjelaskan, untuk tahap awal laboratorium dapat melakukan pemeriksaan untuk 180 spesimen, yang terbagi dalam 2 running. Selanjutnya secara bertahap, pelayanan dan kebutuhan sumber daya akan terus ditingkatkan untuk memenuhi target tersebut.

“Jadi sehari bisa 180 spesimen. Ini untuk tahap awal karena uji coba, nanti pelan pelan akan ditingkatkan sesuai kebutuhan”, jelas Pramesti.

Dengan adanya laboratorium ini, Pramesti mengklaim hasil PCR dapat diketahui dalam waktu 3 jam. Meski gratis, namun pada tahap ini Laboratorium tersebut hanya melayani pemeriksaan specimen untuk suspek dan kontak erat. “Kalau untuk mandiri belum, kita belum mengarah ke sana. Kita fokuskan untuk kebutuhan program dulu”, katanya.

Pembangunan laboratorium ini merupakan tindak lanjut atas Keputusan Menteri Kesehatan R.I Nomor : HK.01.07/MENKES/405 2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Jejaring Laboratorium Pemeriksaan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Untuk Kabupaten Cilacap, laboratorium ini ditargetkan dapat melayani 241 pemeriksaan rapid test-PCR per hari.
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berharap, layanan ini dapat mendukung pelaksanaan kegiatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap. Dengan demikian penyampaian hasil pemeriksaan dapat diterima dengan cepat sehingga pengendalian COVID-19 dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

“Nanti kita bisa langsung mengambil Tindakan. Kalau nanti ternyata di pesantren, sekolah, dinas-dinas ada gejala, kita bisa minta ke RSUD untuk melaksanakan PCR”, tegas Bupati.

Pengadaan Sarpras Lab PCR
Sebagai informasi, pengadaan sarana dan prasarana fisik Laboratorium PCR dilaksanakan oleh CV. Mustika Jaya Wajendra selama 30 hari kalender dengan nilai perkiraan biaya sebesar Rp 850.000.000. Adapun pelaksanaannya selama 30 hari kalender mulai 3 September sampai 3 Oktober 2020.

Pengadaan Alkes Lab PCR
Sedangkan Pengadaan Alat Kesehatan PCR oleh PT. Dexa Arfindo Pratama pada periode waktu yang sama, dengan nilai perkiraan biaya mencapai Rp 3.439.730.000. Seluruh pelaksanaan proses pengadaan barang/jasa tersebut dilaksanakan dengan penunjukan langsung.

Mekanisme ini dipilih sesuai Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Peraturan LKPP Nomor 13 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Dalam Penanganan Darurat dan Surat Edaran LKPP Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penjelasan Atas Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa Dalam Rangka Penanganan COVID-19.(dn/kominfo)

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
%d blogger menyukai ini: