Dorong Percepatan Tanam, Mentan Serahkan Bantuan Rp 18,4 Milyar

CILACAP – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo optimistis Indonesia mampu mengatasi ancaman krisis pangan yang diprediksi akan terjadi pasca pandemi Covid-19. Sebelumnya organisasi pangan dunia FAO telah mengingatkan sejumlah negara atas ancaman tersebut.

Selain akibat pandemi Covid-19, FAO juga memprediksi krisis pangan juga dipengaruhi ancaman kekeringan yang terjadi sejak Mei. Hal ini dikatakan saat Menpan berkunjung ke Kabupaten Cilacap melepas ekspor Gula Semut Cilacap ke Brazil dan meresmikan Toko Mitra Tani, di Jalan Pemintalan Cilacap, Sabtu (13/6).

“Cilacap merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Tengah. Bahkan Jawa Tengah juga menjadi salah satu daerah andalan untuk menyediakan stok pangan bagi masyarakat Indonesia”, katanya.

Agar kekhawatiran tersebut tidak terjadi, dia mendorong percepatan tanam khususnya padi pada masa tanam (MT II) tahun 2020. Tujuannya untuk menjaga ketahanan pangan. Sebagai lumbung padi nasional, Jawa Tengah, khususnya Cilacap harus dioptimalkan agar produktivitasnya lebih tinggi melalui percepatan tanam.

Selain menjadi lumbung pangan padi, Syahrul juga mengapresiasi Kabupaten Cilacap yang tidak hanya mampu memproduksi komoditas pangan dasar, tetapi juga mampu melakukan ekspor ke mancanegara melalui produk gula semut.

Adapun ekspor gula semut organik ke Brazil melalui eksportir PT. Coco Sugar Indonesia sebanyak 25 ton dengan nilai mencapai Rp 770 juta. Selanjutnya pada Minggu (14/6) Mentan juga meninjau program percepatan tanam di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu.

Mentan menyerahkan sejumlah bantuan antara lain bibit, benih, sarana prasarana produksi pertanian, serta dana kredut usaha rakyat (KUR). Mentan berharap Kabupaten Cilacap dapat menjadi contoh produksi pertanian yang berkualitas, dengan pemanfaatan lahan yang baik.

Bantuan yang diserahkan untuk Kabupaten Cilacap mencapai Rp 18,476 milyar. Rinciannya dari Ditjen Tanaman Pangan dengan alokasi nilai total 12,16 milyar, dan bantuan dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian senilai Rp 5,888 milyar.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan terimakasih atas dukungan Kementerian Pertanian terhadap sektor pertanian di Kabupaten Cilacap. Dia berharap, bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas yang lebih besar lagi.(dn/kominfo)

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
%d blogger menyukai ini: