Musrenbang 2021, Forum Koordinasi Kebijakan Pembangunan

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2021. Musrenbang RKPD ini merupakan forum kedua setelah forum konsultasi publik pada tanggal 6 Januari 2020 yang lalu.

Acara yang digelar di Gedung Patra Graha Komperta Donan Cilacap, Selasa (10/3) ini dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, perwakilan Forkopimda, anggota DPRD, stakeholder, dan undangan lainnya.

Musrenbang merupakan forum koordinasi dan konsultasi antar pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan, program dan kegiatan pembangunan daerah, yang muara akhirnya adalah tersusunnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021.

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa RKPD merupakan penjabaran operasional tahunan dari Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cilacap Tahun 2017- 2022 dengan Visi Pemkab Cilacap, yaitu ”Cilacap Semakin Sejahtera Secara Merata”, ”Bangga Mbangun Desa”.

Sebagai penjabaran Visi dan Misi, kebijakan pembangunan daerah tahun 2021 memprioritaskan pembangunan ekonomi dan infrastruktur wilayah, dalam rangka memperkuat pengembangan wilayah pinggiran dan perbatasan. Yakni pembangunan infrastruktur wilayah dalam rangka memperkuat pengembangan wilayah pinggiran dan perbatasan.

Dengan Fokus pada perbaikan jalan, drainase, irigasi, dan pengelolaan sampah. Jalan yang menjadi prioritas adalah jalan di daerah pinggiran, untuk membuka akses masyarakat pada sentra sentra perekonomian, akses pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Rehabilitasi dan pembangunan irigasi diprioritaskan dalam rangka menunjang produktivitas pertanian dalam arti luas. Pengelolaan sampah dilakukan dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pengelolaan persampahan dan pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat. Dengan melakukan inovasi dalam bidang perekonomian, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pelayanan korban bencana dan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil.

Dalam perencanaan pembangunan, Pemkab Cilacap sejak tahun 2019 telah menerapkan sistem perencanaan (e-planning) dan penganggaran (e-budgeting) terintegrasi secara elektronik walaupun di dalam perjalanannya masih ditemui kendala. Dengan kebijakan tersebut, Pemkab Cilacap meraih penghargaan SAKIP AWARD Tahun 2018 dengan predikat BB atau naik dari tahun lalu dengan predikat B.

Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Supriyadi yang hadir dalam acara ini menjelaskan, pada skala nasional Kabupaten Cilacap masuk dalam rencana pembangunan kawasan Barlingmascakeb dalam RPJMD Jawa Tengah tahun 2018-2023 dengan 3  indikator utama.

Yaitu pertumbuhan ekonomi dengan rata-rata kisaran 4,15% sampai dengan 6,65%, angka kemiskinan dengan rata-rata kisaran 11,13% sampai dengan 15,25%, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan rata-rata kisaran 1,97% sampai dengan 5,9%.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Cilacap, Wasi Ariyadi menjelaskan, untuk mendukung program pemerintah, Kabupaten Cilacap memiliki beberapa tantangan antara lain pertumbuhan ekonomi tidak merata dan pertumbuhan ekonomi paling lambat yakni terdapat di Kabupaten Cilacap.

Sektor industri pengolahan di Cilacap belum berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perikanan tangkap masih menggunakan alat tradisional dan perikanan budidaya masih memerlukan pembinaan.

Infrastruktur air bersih kurang memadai terutama di wilayah pesisir seperti Kampung Laut, Cilacap, dan TPA di Kabupaten Cilacap belum mampu melayani sistem persampahan di Barlingmascakeb. Meski demikian, satu hal yang patut diapresiasi bahwa pemangku kepentingan dari dunia usaha pada tahun 2019 telah memenuhi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) mencapai Rp. 37,395 Miliyar.

Sementara itu berkat kerja keras semua pihak dan atas dukungan warga masyarakat Kabupaten Cilacap, Pemkab Cilacap berhasil meraih beragam prestasi dalam satu tahun terakhir. Baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seperti Penghargaan TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 untuk Balakar to Response Time dari Menpan RB.

Pembina Pelayanan Publik Katagori sangat baik, Penghargaan Role Model Penyelengara Pelayanan Publik Kategori “Pelayanan Prima” Tahun 2019 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Penghargaan atas Partisipasi Aktif dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2019 dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Penghargaan Komisi Irigasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2018-2019 dari Menteri Dalam Negeri, Penghargaan Tingkat Nasional “Eliminasi Malaria” Tahun 2019 dari Menteri Kesehatan, Raih Piala Anggakara Birawa Top 3 Unit Pelayanan Publik Tahun 2019 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Penghargaan Kabupaten Cilacap sebagai Kabupaten Peduli HAM Tahun 2019 dari Menteri Hukum dan HAM.(dn/kominfo)

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: