BPS Kabupaten Cilacap Gelar Expose Data Strategis 2019

CILACAP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap menggelar “Expose Data Strategis Kabupaten Cilacap Tahun 2019”, Kamis (21/11/2019). Acara digelar di Sindoro Hotel Jalan Jenderal Sudirman Cilaca, dibuka Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Wasi Ariyadi.

Ketua Panitia Penyelenggara, Nur Hanifah dalam laporannya menjelaskan, dalam melaksanakan tugas BPS Kabupaten Cilacap telah menghasilkan berbagai indikator yang sangat diperlukan untuk mengukur capaian pembangunan, serta untuk perencanaan pembangunan di Kabupaten Cilacap.

“Harapan kami inidkator tersebut dapat menjadi referensi dan acuan bagi stakeholder dan pengambil kebijakan di Kabupaten Cilacap dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang”, ujarnya.

Membangun Cilacap, harus dengan data. Dengan latar belakang etrsebut, BPS Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Expose Data dengan mengambil tema “ Dengan Data, Bangga Mbangun Desa”. Acara ini dibagi dalam dua sesi, yakni Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 dan paparan dan diskusi tentang data strategis.

Pada sesi pertama, Kepala BPS Kabupaten Cilacap Toto Desanto menyampaikan bahwa pemerintah melalui BPS akan kembali melakukan Sensus Penduduk pada tahun 2020. Kegiatan yang dilakukan 10 tahun sekali ini merupakan yang ke – 7 dilakukan di Indonesia.

“Untuk pertama kalinya, Sensus Penduduk 2020 akan dilakukan dengan metode kombinasi. Data yang ada pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, akan dipadukan dengan hasil pencacahan lapangan baik pendataan mandiri (Sensus Penduduk Online) maupun door to door.

“Sehingga nantinya akan menjadi satu data, dan memberikan kualitas data kependudukan yang lebih baik”, kata Toto.

Selanjutnya paparan dan diskusi tentang data strategis disampaikan pejabat fungsional statistisi ahli BPS Kabupate Cilacap, yakni Lulu Lestari dan Darmawan Kristanto. Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Wasi Ariyadi saat membacakan sambutan Sekda berharap, kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan berbasis data.

“Segala potensi yang kita miliki dalam rangka perencanaan pembangunan tentunya membutuhkan ketersediaan data yang berkualitas. Adapun sumber yang menjadi rujukan dalam pembangunan nasional dan daerah dihasilkan oleh BPS”, tegasnya.

Ditambahkan, data sangat diperlukan untuk membantu pemerintah menentukan arah pembangunan. Misalnya data kemiskinan dan pengangguran dapat menjadi acuan untuk merumuskan langkah-langkah penanggulangan, sesuai dengan kondisi faktual yang ada.(dn/kominfo)

Foto : Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Cilacap, Wasi Ariyadi menilai, data strategis sangat diperlukan pemerintah dalam perencanaan pembangunan.

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: