Ganjar Minta Manajemen Limbah PLTU Ditingkatkan

KESUGIHAN, Cilacap – Persoalan lingkungan warga Dusun Winong, Desa Slarang Kecamatan Kesugihan Cilacap atas kegiatan PLTU Karangkandri, direspon cepat oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam kunjungannya, Kamis (24/10/2019) Gubernur meninjau operasional pembangkit listrik tersebut.

 

Beberapa lokasi yang dikeluhkan warga, yakni tempat pembuangan limbah dan penyimpanan. Selama berkeliling di PLTU Karangkandri, Gubernur didampingi Direktur Teknik dan Operasional pltu Karangkandri, Irvan. Gubernur meminta PLTU Karangkandri memperbaiki manajelen pengelolaan limbah.

 

“Ada dua yang dikeluhkan warga, satu bau kedua debu. Debu ini (bottom ash) ternyata menerima yakni pabrik semen. Tapi karena sistem delivery-nya membutuhkan waktu dan belum beres, di simpan di sini. Tapi karena kemarin kemarau debunya terbang kemana-mana dan dikomplain”, kata Gubernur.

 

Untuk persoalan bau, Gubernur meminta pihak PLTU membuat semacam dome atau kubah penyimpanan tertutup. Perlu diketahui, tempat penyimpanan batu bara yang ada saat ini hanya berupa dome tanpa penutup depan dan belakang. Lokasinya berdekatan dengan permukiman sehingga dikeluhkan warga sekitarnya.

 

“Sekarang dibuatkan tempat penyimpanan tertutup. Ini solusi yang bisa diberikan. Mudah mudahan tokoh masyarakatnya bisa diajak bicara, piknik melihat (PLTU). Mereka harus melihat prosesnya sehingga mengerti. Saat itulah edukasi diberikan”, jelasnya.

 

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, hampir seluruh kegiatan operasional industri menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Di sisi lain, pengembangan industri diperlukan untuk menunjang perekonomian. Sehingga pemerintah berupaya mengeleminasi berbagai risiko yang timbul, termasuk di antaranya permasalahan sosial, pencemaran, dan sebagainya.

 

Sedangkan terkait sumur warga yang mengering, Gubernur meminta PDAM untuk tanggap mengirimkan pasokan air bersih. “Kemarin juga ada komplian air sumur kering dan sebagainya, maka PDAM masuk. Maka kenapa izin pemanfaatan air itu selalu ke pemerintah. Sehingga kita bisa mengkonservasi kondisi yang ada. Atau kalau dimanfaatkan tidak mengganggu keseimbangan”, tegasnya.

 

Sementara itu Direktur Teknik dan Operasional PLTU, Irvan memastikan siap melaksanakan instruksi Gubernur. Beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti segera yakni menutup tempat penyimpanan batubara, dan pengiriman bottom ash yang lebih terjadwal. PLTU Karangkandri kini juga telah menerapkan teknologi Ultra Super Critical (USC), sehingga lebih ramah lingkungan.(dn/kominfo)

 

Foto : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Direktur Teknik dan Operasional PLTU Karangkandri, Irvan dan Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman saat meninjau kawasan operasional PLTU.

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: