Deflasi Di Kota Cilacap September 2019, Sebesar 0,46 Persen

CILACAP – Deflasi sebesar 0,46 persen terjadi di bulan September 2019, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 139,93. Deflasi ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan Agustus 2019 yang mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 140,58. Tingkat inflasi tahun kalender September 2019 sebesar 1,60 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2019 terhadap September 2018) sebesar 2,80 persen.

Penyebab deflasi pada bulan September 2019 adalah turunnya harga yang ditunjukan dengan penurunan indeks harga konsumen pada dua kelompok pengeluaran, yaitu : kelompok bahan makanan sebesar 3,31 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,05 persen.  Sedangkan lima kelompok lainnya mengalami kenaikan indeks/inflasi, yaitu kelompok sandang sebesar 0,78 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,56 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,45 persen; kelompok perumahan, air. Listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,08 persen; dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen. ada pada

Menurunnya harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan daging ayam kampung menjadi penyebab utama deflasi di Cilacap pada bulan September 2019. Sementara yang menahan laju deflasi adalah naiknya harga mie, beras, emas perhiasan, kayu balokan, dan kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso.

Deflasi di enam kota SBH di Jawa Tengah tertinggi pada bulan September 2019 terjadi di kota Purwokerto sebesar 0,50 persen; diikuti Kota Cilacap sebesar 0,46 persen; Kota Tegal sebesar 0,34 persen; Kota Surakarta sebsar 0,16 persen, Kota Semarang sebesar 0,18 persen,dan deflasi terendah terjadi di Kota Kudus sebesar 0,33 persen.(dyon)

Foto ilustrasi

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: