Viral Isu Gempa, Ini Tanggapan BPBD Cilacap

CILACAP – Masyarakat diminta bijak dan tidak termakan hoaks menanggapi isu akan terjadinya gempa dan tsunami besar di pesisir selatan Jawa. Hal tersebut disampaikan Kalakhar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy, didampingi Kabid Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Komunikasi Pubik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, Jumat (19/7/2019).

Disebutkan, informasi yang menjelaskan potensi gempa megathrust berkekuatan 8 – 9 skala Richter dan mengakibatkan tsunami, merupakan kajian ilmu yang dikemukakan Pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko. Namun hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi kapan terjadinya gempa bumi.

“Berita tersebut tidak menyampaikan kapan akan terjadi gempa dan tsunami karena memang tidak bisa diprediksi”, kata Tri Komara.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terlalu panik, dan tetap siap siaga. Sebab Kabupaten Cilacap memiliki tingkat kerawanan bencana tertinggi di Provinsi Jawa Tengah, dan peringat 17 di tingkat nasional. Untuk meminimalisir korban jiwa, BPBD Cilacap terus mengedukasi masyarakat untuk melakukan evakuasi mandiri dalam berbagai peristiwa bencana alam.

“Kita harus bisa evakuasi mandiri bila terjadi bencana. Selain waspada, kita juga harus tanggap, sigap, dan tangguh menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Mulai dari diri sendiri untuk selamat”, tambahnya.

Upaya evakuasi mandiri dapat diawali dengan beberapa persiapan. Antara lain membiarkan kunci rumah tetap tergantung di tempatnya, menyediakan senter atau alat penerangan darurat di dekat tempat tidur. Lampu gantung juga dapat menjadi alat deteksi awal apabila terjadi gempa bumi di malam hari.

“Tiap wilayah RT juga dapat melestarikan tradisi titir kentongan sebagai peringatan adanya bahaya di sekitar lingkungannya”, pungkasnya.(dn/kominfo)

Foto : Kalakhar BPBD Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy Wijayanto (kiri) bersama Kabid Pengelolaan IKP Diskominfo Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, Jumat (19/7/2019), saat memberikan pernyataan resmi di media terkait isu gempa yang akan melanda Cilacap.
Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: