PDAM Tirta Wijaya Berencana Pasok Air Baku dari Bendung Gerak Serayu

CILACAP – PDAM Tirta Wijaya berencana memasok kebutuhan air baku dari Bendung Gerak Serayu. Namun rencana ini baru dapat terealisasi pada 2021. Direktur Utama PDAM Tirta Wijaya Cilacap, Bambang Yulianto mengungkapkan, hal ini disebabkan besarnya biaya yang dibutuhkan.

“Pembangunan pipa dari Bendung Gerak Serayu di Kecamatan Kebasen ke IPA PDAM direalisasikan dalam tiga tahun anggaran. Yakni 2019, 2020, 2021 dengan nilai total mencapai Rp 98 miliar”, kata Bambang.

Dijelaskan, jarak antara Bendung Gerak Serayu menuju IPA PDAM Tirta Wijaya di Kesugihan mencapai 15 kilometer. Untuk memasok kebutuhan air sebanyak 32.371 kubik per hari, PDAM Tirta Wijaya rencananya akan memasang pipa berdiameter 36 inchi.

“Untuk tahun ini baru teralisasi pemasangan pipa sepanjang 1,2 kilometer. Pemasangannya dilanjutkan bertahap pada 2019 dan 2020”, tambahnya.

Dengan demikian, selama tiga tahun kedepan PDAM Tirta Wijaya masih harus mengandalkan pasokan air baku dari Sungai Serayu. Tantangan yang harus dihadapi yakni ketika Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak melakukan pemeliharaan jaringan, yang berdampak terhadap penurunan pasokan air.

Hingga saat ini, PDAM Tirta Wijaya melayani lebih dari 40.000 pelanggan. Mereka tersebar di Kota Cilacap sebanyak 22.000 pelanggan, Kesugihan 8.000 pelanggan, Jeruklegi 7.000 pelanggan, dan Kawunganten 1.000 pelanggan.(dony/kominfo)

Foto : Ilustrasi

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: