DPRD Cilacap Godok Raperda Kawasan Tanpa Rokok

CILACAP – DPRD Kabupaten Cilacap saat ini tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok. Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) Kabupaten Cilacap, Harun Arrosyid mengungkapkan, saat ini Raperda KTR telah masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda).

“Kami menampung banyak keluhan masyarakat yang terganggu dengan persoalan merokok. Terutama dari BLUD yang pasiennya merasa terganggu dengan bebasnya merokok di lingkungan pelayanan kesehatan”, kata Harun, beberapa waktu lalu.

Dalam sebuah riset, lanjut Harun, Kabupaten Cilacap masuk dalam peringkat 9 dalam kebebsan merokok pada rentang usia 10 tahun hingga dewasa di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini menjadi dasar bagi DPRD Cilacap untuk membuat regulasi yang mengatur kawasan tanpa rokok.

Raperda ini diharapkan dapat mengayomi semua pihak, sehingga legislatif berupaya menyerap aspirasi berbagai elemen masyarakat. Sebab industri rokok di Indonesia menyangkut berbagai kepentingan termasuk ekonomi. Sehingga raperda tersebut setidaknya mendekati rasa keadilan bagi semua pihak.

“Oleh karena itu DPRD mencoba mengakomodir hal ini dalam sebuah Raperda. Selain BLUD dan fasilitas kesehatan, perkantoran masih diberi kesempatan untuk menerapkan KTR dan smoking area”, tambahnya.

Untuk itu DPRD Cilacap telah mengadakan public hearing bersama beberapa dinas, BLUD, dan Tim Ahli Hukum dari Universitas Wijayakusuma (UNWIKU) Purwokerto. Regulasi yang dibuat harus dikaji dengan baik agar tidak merugikan salah satu kepentingan, baik perokok maupun mereka yang bukan perokok.(dony/kominfo)

Foto : Ilustrasi

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: