logo
  • Mei 7, 2018
  • Berita, Pemerintahan
  • Komentar Dinonaktifkan pada 2018, REALISASI SERAPAN FISIK APBD TRIWULAN PERTAMA 18,27 PERSEN

2018, REALISASI SERAPAN FISIK APBD TRIWULAN PERTAMA 18,27 PERSEN

CILACAP – Selama dua tahun terakhir, realisasi penyerapan belanja langsung APBD Kabupaten Cilacap di caturwulan pertama mengalami peningkatan. Hal tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Perangkat Daerah bulan Mei 2018, yang digelar di ruang rapat Jalabhumi komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, Senin (7/5/2018).

Rapat dibuka oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, didampingi Wakil Bupati Syamsul Aulia Rachman, Sekda Farid Maruf, Asisten Pemerintahan dan Kesra Wasi Ariyadi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Dian Setyabudi, serta Asisten Administrasi dan Umum Indro Cahyono. Hadir pula segenap pejabat lingkungan Pemkab Cilacap, kepala OPD, Camat, kepala BUMD, serta tamu undangan lain.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Dian Setyabudi menjelaskan, pada periode yang sama di tahun 2016, dengan anggaran Rp 848.050.710.058 untuk 3.578 kegiatan, realisasinya hanya 9,35 %. Sedangkan 2017 dengan anggaran Rp 1.119.839.378.000 untuk 3.049 kegiatan realisasinya 7,51 %. Tahun ini dengan anggaran Rp 1.298.183.544.000 untuk 3.229 kegiatan, realisasinya 18,27 %.

Dian memaparkan, pada caturwulan pertama TA 2018 pendapatan Kabupaten Cilacap terealisasi sekitar 26 %. sebesar Rp 766. 770.160.680. Pengeluaran belanja terealisasi 13,28 % yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 237.162.041.766, dan belanja langsung sebesar Rp 136.952.603.620. Sedangkan pembiayaan terealisasi 10.55 % sebesar 136.664.446.400.

“Dari target rata rata seluruh OPD sebesar 33,70 %, rekapitulasi realisasi fisik belanja langsung baru terealisasi 18,27 %. Sehingga masih ada deviasi sebesar 15,43 %”, kata Dian.

Rinciannya, untuk kelompok dinas, badan, dan BLUD RSUD sebanyak 30 unit kerja, dari target 33,70 % realisasinya baru 18,96 %. Sedangkan Sekretariat Daerah yang terdiri dari 10 bagian, dari target 33,33 % realisasinya 21,39 %. Sedangkan 24 kecamatan sekabupaten, dari target 33,33 % realisasinya baru 21,34 %. Dari 54 OPD dan 10 bagian Setda, ada 7 OPD dan 1 bagian Setda yang realisasinya tinggi di atas 33 %.

“Yakni BPBD 36,17 %, Bappelitbangda 34,96 %, Dispanbun 33,99 %, Bagian Pemerintahan dan Otda 64,97 %, Kecamatan Gandrungmangu 48,69 %, Jeruklegi 36,39 %, Kawunganten 33,65 %, dan Binangun 33 %”, jelasnya.

Melihat progres pelaksanaan APBD TA 2018 tersebut, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyatakan realisasi pelaksanaan kegiatan OPD belum berjalan optimal. Bahkan ada beberapa OPD yang realisasi kegiatannya masih di bawah target. Atas hal tersebut Bupati meminta agar hal ini menjadi perhatian khusus, mengingat pelaksanaan APBD 2018 telah memasuki triwulan II.

“Seharusnya sampai akhir triwulan I, realisasi kegiatan sudah mencapai 25 %. Meski demikian patut disyukuri, beberapa tahun terakhir pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cilacap mengalami peningkatan yang luar biasa”, kata Bupati.

Sebagai gambaran, capaian layanan infrastruktur di Kabupaten Cilacap mencapai 71,06 %. Jalan dengan kondisi baik mencapai 56,15 % dan kondisi jembatan kategori baik mencapai 75,20 %. Kondisi infrastruktur yang baik, menurut Bupati dapat mendukung suksesnya pelaksanaan program pembangunan. Karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mempermudah distribusi barang, dan mempermudah akses masyarakat dalam memperoleh layanan yang baik.(dony/kominfo)


Powered by Kominfo Cilacap 2017
%d blogger menyukai ini: