MERIAH, MAY DAY 2018 DI CILACAP PENUH KEAKRABAN

CILACAP – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Maret 2018 tingkat Kabupaten Cilacap berlangsung meriah. Ribuan kaum buruh dari berbagai unsur turut ambil bagian dalam momentum ini. Tahun ini, peringatan Hari Buruh mengambil tema ‘May Day is a Fun Day’. Sehingga berbagai kegiatannya dirancang untuk memberikan hiburan bagi kaum buruh.

Ketua Panitia May Day tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2018, Paryono mengatakan, rangkaian acara dimulai pukul 06.00 WIB dengan Senam Maumere massal, dilanjutkan Lomba Senam Maumere. Pada kesempatan ini, Polwan dari Polres Cilacap turut unjuk kebolehan dengan menampilkan kesenian Hadroh.

“Beberapa perusahaan juga turut memeriahkan acara ini dengan membuka stan pemeriksaan kesehatan gratis, IVA tes, pap smear, pemeriksaan HIV, dan donor darah”, kata Paryono.

Acara tersebut dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Setda Cilacap, kepala OPD jajaran Pemkab Cilacap, kepala BUMN/BUMD, perwakilan perusahaan swasta, dan sejumlah tamu undangan. Keakraban antara tiga unsur tripartit terlihat jelas saat prosesi pemotongan tumpeng, yang kemudian diserahkan oleh Forkopimda kepada perwakilan serikat buruh.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengajak kaum buruh di Kabupaten Cilacap untuk meningkatkan kebersamaan dan persatuan antar serikat buruh. Sehingga apa yang mereka perjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan dapat tercapai. Bupati juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya pada kaum buruh atas partisipasinya dalam mensukseskan program pembangunan di Cilacap.

Dalam orasinya, perwakilan buruh menekankan beberapa hal yakni pembayaran upah sesuai UMK, menolak penghentian pekerja secara sepihak, masa kerja hingga usia 58 tahun, dan menolak tenaga kerja asing non skill. Menanggapi hal tersebut, Tatto menegaskan, pengusaha yang tidak menyusun struktur dan skala upah saat penetapan UMK tahun berjalan dapat dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis dan pembatasan kegiatan usaha.

“Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 1 Tahun 2018. Pengusaha wajib menyusun struktur dan skala upah, yang pengawasannya dilakukan pengawas ketenagakerjaan”, kata Tatto.

Adapun terkait penggunaan tenaga kerja asing, menurut Bupati saat ini telah diatur dalam Perturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018. Tujuannya untuk menciptakan lapangan kerja          yang lebih luas melalui investasi. Perpres ini lebih mengatur penyederhanaan prosedur perizinan dan mempercepat layanan izin TKA, tanpa menghilangkan syarat kualitatif TKA yang bersangkutan.(dony/kominfo)

Open chat
1
Lapor Bupati Cilacap..... !
silahkan sampaikan keluhan anda !
seputar Infrastruktur dan
Layanan Masyarakat
Powered by
%d blogger menyukai ini: