logo
  • Maret 17, 2018
  • Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada SAKA WIDYA BUDAYA BHAKTI KWARRAN CIPARI DIKUKUHKAN

SAKA WIDYA BUDAYA BHAKTI KWARRAN CIPARI DIKUKUHKAN

CILACAP – Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bhakti Kwarran Cipari masa bakti 2018 – 2020 dikukukan. Saka ini merupakan wadah untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis anggota Pramuka di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pengukuhan dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Giriwangi Desa Cipari Kecamatan Cipari, Cilacap, Jumat (16/3/2018). Sebagai informasi, Saka Widya Budaya Bhakti merupakan Saka termuda yang dikukuhkan pada 2013 di tingkat Kwarnas.

Saka Widya Budaya Bhakti terdiri dari tujuh krida, yakni Krida Pendidikan Masyarakat, Krida Anak Usia Dini, Krida Pendidikan Kecakapan Hidup, Krida Bina Sejarah, Krida Bina Seni dan Film, Krida Bina Nilai Budaya, dan Krida Bina Cagar Budaya dan Museum. Ketua Saka Widya Budaya Bhakti Kwarran Cipari, Aminuddin mengatakan, pengukuhan Saka Widya Budaya Bhakti bertujuan untuk mendukung program PKBM Giriwangi

“Selain itu, keberadaan satuan karya ini diharapkan dapat mendukung kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Giriwangi, dalam mewujudkan Kampung Literasi Informasi dan Teknologi”, kata Aminuddin.

Acara tersebut dihadiri Ketua Bidang Diklat Dirjen PAUD Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Triana Wulandari selaku Ketua Saka Widya Budaya Bhakti pusat, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Cilacap, Sukaryanto beserta jajarannya, Kepala Bidang PPTK Dinas P dan K Cilacap, Paiman, Forkopimcam, tokoh masyarakat, sejumlah tamu undangan, dan ribuan masyarakat sekitar.

Ketua Saka Widya Budaya Bhakti, Triana Wulandari mengapresiasi pengukuhan Saka Widya Budaya Bhakti Kwarran Cipari, Cilacap. Dijelaskan, Saka ini merupakan Saka termuda di jajaran Kwarnas. Pada awalnya, Saka ini dibentuk untuk membantu pemerintah menyelesaikan penanganan buta aksara di daerah Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya berkembang menjadi Saka yang fokus menangani bidang PAUD Dikmas, hingga akhirnya dikukuhkan pada 2013.

“Saya sangat bangga, ternyata di Cilacap ada PKBM yang begitu besar. Diharapkan pembentukan Saka Widya Budaya Bhakti di Kwarran ini dapat memperkuat kegiatan saka hingga tingkat nasional”, jelasnya.

Usai pengukuhan, acara dilanjutkan pertunjukan wayang kulit oleh Ki Dalang Sutarwanto yang juga merupakan siswa binaan PKBM Giriwangi, dengan lakon Wahyu Tri Manggolo. Menurut Aminuddin kegiatan ini diprakarsai oleh Diskominfo Cilacap sebagai bentuk penghargaan kepada KIM Giriwangi, dalam mengembangkan KIM di Cipari. Kabid Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Komunikasi Publik, Sukaryanto mengatakan, pagelaran wayang ini merupakan salah satu cara dalam diseminasi informasi pemerintah daerah.

“Diseminasi informasi dapat dilakukan melalui banyak media, salah satunya media tradisional wayang kulit dan KIM. Kita bekerjasama dengan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Mitra) untuk menyampaikan program pemerintah daerah”, kata Sukaryanto.(dony/kominfo)

Foto : Kabid Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Komunikasi Publik Diskominfo Cilacap, Sukaryanto menyerahkan wayang kulit pada Ki Dalang Sutarwanto dalam acara pagelawan wayang kulit di PKBM Giriwangi Cipari, Jumat (16/3/2018).


Powered by Kominfo Cilacap 2017
%d blogger menyukai ini: